50%
Peningkatan Visibilitas dan Kontrol Inventaris
65%
Informasi Produk yang Terpusat dan Akurat
55%
Kolaborasi Lintas Departemen yang Efisien
Setelah 10 tahun upaya tanpa henti, Jodoo ERP telah muncul sebagai pemimpin dalam menyediakan solusi manajemen komprehensif untuk perusahaan di berbagai industri. Sistem perangkat lunak ini banyak diadopsi di bidang-bidang seperti sumber daya manusia, manajemen rantai pasokan, manajemen hubungan pelanggan, manajemen proyek, dan banyak lagi.
Jodoo terus berinovasi dan memperluas pengaruhnya di bidang pengembangan tanpa kode (no-code), menjadi penggerak utama transformasi digital perusahaan global.
—— LIYASI
Seiring dengan pergeseran dinamika pasar global, LIYASI, produsen furnitur terkemuka, mendapati dirinya berada di titik kritis. Kondisi pasar yang bergejolak dan penurunan permintaan untuk saluran penjualan tradisional mengharuskan perubahan strategis menuju sektor e-commerce lintas batas yang sedang berkembang pesat. Pergeseran ini, meskipun menjanjikan, menghadirkan serangkaian tantangan operasional baru yang mengancam untuk menghambat ekspansi global mereka.
Kisah pelanggan ini menyoroti bagaimana LIYASI berhasil mengatasi berbagai tantangan tersebut dengan mengimplementasikan sistem ERP komprehensif dari Jodoo. Dengan memanfaatkan fitur-fitur unggulan Jodoo, LIYASI mencapai peningkatan signifikan dalam pengendalian inventaris, manajemen informasi produk, dan kolaborasi antar departemen, yang pada akhirnya membuka potensi baru di pasar global dan membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Tentang LIYASI
LIYASI, produsen furnitur terkemuka yang berdiri sejak 15 Juli 2005, telah lama dikenal karena pendekatan inovatifnya terhadap desain dan produksi furnitur.
Perusahaan ini mengkhususkan diri dalam pembuatan dan perdagangan furnitur, dengan produk utama termasuk sofa, kursi pijat, dan tempat tidur. Bisnisnya mencakup perdagangan impor dan ekspor furnitur, serta pasokan dan penjualan produk domestik dan internasional.

Tantangan: Menavigasi Kompleksitas dalam Operasi Lintas Batas
Dalam dunia e-commerce lintas batas yang dinamis, perusahaan sering kali bergulat dengan tantangan kompleks mulai dari permintaan pasar yang tidak dapat diprediksi dan manajemen inventaris hingga data yang terfragmentasi dan kerusakan komunikasi antar departemen. Saat LIYASI memperluas jangkauannya ke pasar internasional, perusahaan tersebut menghadapi beberapa kendala operasional.

Manajemen Inventaris Gudang Luar Negeri yang Tidak Terorganisir
LIYASI menghadapi kesulitan signifikan dalam mengelola inventaris gudang luar negerinya, khususnya di pasar Amerika Utara. Dengan 72 produk dan lebih dari 7.600 item yang tersebar di empat gudang (dua di Amerika Timur dan dua di Amerika Barat, yang dikelola oleh dua mitra gudang luar negeri), visibilitas waktu nyata sangat kurang. Hanya personel departemen logistik yang memiliki akses ke data inventaris waktu nyata, sehingga tim operasional tidak memiliki informasi yang memadai. Hal ini menyebabkan:
- Kurangnya Visibilitas Waktu NyataStaf operasional tidak dapat memastikan secara akurat tingkat persediaan, lokasi, atau statusnya, sehingga mengakibatkan kesalahan dan keterlambatan.
- Informasi yang Tidak KonsistenTerjadi perbedaan antara rencana produksi dan pengiriman (yang ditetapkan oleh bagian operasional) dengan jumlah barang yang tiba dan tersimpan di gudang (yang ditangani oleh bagian logistik). Alur informasi yang terfragmentasi ini menyebabkan kesalahan pemesanan, inventaris yang terlewatkan, dan kesulitan dalam melacak lokasi produk.
- Kurangnya Otomatisasi dan IntegrasiSistem manajemen inventaris sebelumnya sebagian besar bersifat manual dan kurang terintegrasi dengan sistem lain. Hal ini mengakibatkan tugas-tugas yang berulang, peningkatan kesalahan manusia, dan waktu pemrosesan yang lebih lama.
- Kelebihan Stok atau Kekurangan Stok: Tanpa data persediaan dan perkiraan permintaan yang akurat, perusahaan kesulitan memahami tren penjualan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Hal ini sering menyebabkan persediaan berlebih (mengikat modal) atau persediaan tidak mencukupi (menyebabkan gangguan rantai pasokan dan ketidakpuasan pelanggan).
Manajemen Informasi Produk yang Terfragmentasi
Perusahaan tersebut juga bergulat dengan manajemen informasi produk yang kacau, yang ditandai dengan:
- Data yang Tersebar dan Tidak KonsistenInformasi produk tersebar di berbagai departemen, tim, dan sistem, yang menyebabkan inkonsistensi. Departemen yang berbeda menggunakan terminologi, format, dan standar yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan kebingungan dan kesalahpahaman.
- Pembaruan dan Sinkronisasi yang SulitMemperbarui dan menyinkronkan informasi produk merupakan proses yang melelahkan karena data yang tersebar dan banyak sistem. Keterlambatan dalam pembaruan sering kali mengakibatkan informasi produk yang tidak akurat, yang berdampak negatif pada penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan.
- Kurangnya Manajemen dan Kontrol TerpusatTanpa sistem manajemen informasi produk yang efektif, LIYASI kekurangan kendali terpusat atas data produknya. Hal ini meningkatkan risiko kehilangan data, kesalahan, penyalahgunaan, dan masalah kepatuhan.
- Kolaborasi dan Komunikasi yang Tidak EfisienInformasi produk yang tidak terorganisir menghambat kolaborasi yang efektif antar departemen. Tim menghabiskan waktu berlebihan untuk mencari dan menafsirkan informasi produk, alih-alih fokus pada aktivitas bisnis inti.
Kolaborasi Departemen yang Terputus-putus
Kolaborasi antar departemen, khususnya antara tim operasional dan logistik yang terlibat dalam perdagangan elektronik lintas batas, merupakan kendala yang signifikan:
- Kesulitan KomunikasiPenyebaran geografis departemen e-commerce lintas batas, terutama antara operasional dan logistik, membuat komunikasi menjadi sulit. Perbedaan zona waktu dan kendala bahasa memperburuk kesalahpahaman dan keterlambatan.
- Proses yang Tidak TerkoordinasiPerdagangan elektronik lintas batas melibatkan proses yang kompleks seperti manajemen pesanan, pembayaran, dan transportasi. Kurangnya koordinasi yang efektif dan proses yang terstandarisasi menyebabkan kekacauan, duplikasi upaya, dan kesalahan, yang berdampak negatif pada layanan pelanggan dan efisiensi pengiriman.
- Inkonsistensi DataDepartemen yang berbeda menggunakan sistem dan alat yang berbeda untuk manajemen data (misalnya, bagian penjualan menggunakan CRM, bagian logistik menggunakan sistem terpisah). Hal ini mempersulit integrasi dan berbagi data, sehingga menghambat analisis bisnis dan pengambilan keputusan yang akurat.
Solusi: Memanfaatkan Platform Tanpa Kode Jodoo
Untuk mengatasi tantangan operasional yang signifikan ini, LIYASI secara strategis bermitra dengan Jodoo untuk mengimplementasikan sistem ERP yang komprehensif. Solusi ini berfokus pada integrasi berbagai aspek operasi e-commerce lintas batas mereka, menyediakan platform terpadu untuk manajemen data, otomatisasi proses, dan kolaborasi antar departemen. Platform Jodoo yang fleksibel dan dapat disesuaikan memungkinkan LIYASI untuk menyesuaikan sistem ERP dengan kebutuhan spesifik mereka, mengatasi masalah utama yang diidentifikasi dalam inventaris, informasi produk, dan koordinasi departemen mereka.

Implementasi tersebut melibatkan beberapa langkah kunci:
- Sinkronisasi Inventaris Waktu NyataTabel agregasi Jodoo digunakan untuk menyinkronkan data inventaris secara real-time di berbagai tahapan, termasuk pesanan pembelian, barang dalam produksi, barang jadi, pembelian masuk, pengiriman keluar, produk dalam perjalanan, dan produk yang disimpan di gudang. Hal ini memastikan visibilitas inventaris yang akurat dan selalu terkini.
- Manajemen Informasi Produk TerpusatSebuah platform manajemen informasi produk terpadu telah dibentuk. Sistem terpusat ini memungkinkan pencatatan, klasifikasi, dan pembaruan spesifikasi dan atribut produk secara sistematis, memastikan keakuratan dan konsistensi data. Kontrol akses yang tepat diterapkan untuk memfasilitasi berbagi informasi dan kolaborasi yang lancar antar departemen.
- Manajemen Pesanan yang EfisienSistem ini mengintegrasikan proses penerimaan pesanan, pelacakan, dan pengiriman, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi pemenuhan pesanan. Ini termasuk manajemen inventaris yang handal dan fungsionalitas pelacakan logistik.
- Manajemen Logistik yang DioptimalkanDepartemen logistik memperoleh visibilitas waktu nyata terhadap kebutuhan pengiriman, memungkinkan pelacakan pengiriman yang efisien, pergudangan masuk dan keluar, serta inventaris dalam perjalanan. Hal ini memberikan informasi logistik yang akurat bagi personel operasional untuk mengelola inventaris mereka secara efektif.
- Perencanaan Produksi IlmiahSistem ERP memfasilitasi perencanaan produksi ilmiah dengan mengintegrasikan peramalan permintaan, tingkat persediaan, dan data penjualan. Hal ini memungkinkan perumusan rencana produksi yang rasional, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti volume pesanan, persediaan, dan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pesanan dan meminimalkan penumpukan persediaan.
- Manajemen Hubungan Pelanggan yang DitingkatkanSistem ini menggabungkan manajemen informasi pelanggan, layanan purna jual, umpan balik pelanggan, dan penanganan keluhan. Hal ini meningkatkan pengalaman pelanggan secara keseluruhan dan memperkuat hubungan pelanggan.
- Analisis dan Pelaporan DataSistem ERP Jodoo memungkinkan pengumpulan dan analisis berbagai titik data dalam operasi e-commerce lintas batas. Hal ini menghasilkan laporan komprehensif dan analisis indikator kinerja utama (KPI), yang memberdayakan manajemen untuk membuat keputusan yang tepat dan mengoptimalkan proses bisnis.
Peningkatan Utama pada Jodoo
Dengan implementasi sistem ERP Jodoo, LIYASI mengalami perubahan transformatif dalam operasionalnya, yang menghasilkan peningkatan signifikan di seluruh fungsi bisnis penting. Peningkatan ini tidak hanya menyelesaikan tantangan yang telah lama ada, tetapi juga memposisikan perusahaan untuk efisiensi dan pertumbuhan yang lebih besar dalam lanskap e-commerce lintas batas yang kompetitif.

Peningkatan Visibilitas dan Kontrol Inventaris
Sebelum menggunakan Jodoo, LIYASI kesulitan karena kurangnya visibilitas real-time terhadap inventaris gudang di luar negeri, yang menyebabkan seringnya masalah kelebihan atau kekurangan stok. Sistem ERP baru ini menyediakan tampilan inventaris yang terpadu dan dinamis di semua tahapan, mulai dari pengadaan hingga barang dalam perjalanan dan barang yang disimpan di gudang. Akses data real-time ini memberdayakan tim operasional untuk membuat keputusan yang tepat, secara signifikan mengurangi perbedaan inventaris dan mengoptimalkan tingkat stok. Sistem manajemen inventaris otomatis dan kemampuan peramalan permintaan yang akurat menghasilkan pengurangan biaya inventaris yang signifikan dan peningkatan tingkat perputaran inventaris. Ketepatan baru dalam pengendalian inventaris ini memastikan bahwa produk selalu tersedia untuk memenuhi permintaan konsumen, meminimalkan kerugian penjualan dan memaksimalkan efisiensi operasional.
Informasi Produk yang Terpusat dan Akurat
Pendekatan desentralisasi sebelumnya terhadap manajemen informasi produk mengakibatkan data yang tidak konsisten, kesalahan, dan keterlambatan. Sistem ERP Jodoo membangun satu repositori terpusat untuk semua informasi produk, termasuk spesifikasi, atribut, dan harga. Basis data informasi produk terpadu ini menghilangkan inkonsistensi data dan mengurangi kesalahan, memastikan bahwa semua departemen beroperasi dengan informasi yang akurat dan terkini. Proses yang disederhanakan untuk memperbarui dan menyinkronkan data produk secara signifikan meningkatkan efisiensi dalam penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan, karena tim dapat dengan cepat mengakses dan menggunakan detail produk yang andal. Sentralisasi ini juga meningkatkan kepatuhan dan mengurangi risiko yang terkait dengan manajemen data yang terfragmentasi.
Kolaborasi Lintas Departemen yang Efisien
Operasi e-commerce lintas batas LIYASI sebelumnya terhambat oleh gangguan komunikasi dan proses yang tidak terkoordinasi antar departemen, khususnya operasional dan logistik. Sistem ERP Jodoo mendorong kolaborasi yang lancar dengan menyediakan platform bersama untuk semua tim terkait. Sistem ini menstandarisasi alur kerja dan memfasilitasi pertukaran informasi secara real-time, menghilangkan kebutuhan akan pertanyaan manual dan mengurangi kesalahpahaman. Hal ini meningkatkan koordinasi di seluruh proses manajemen pesanan, pembayaran, dan transportasi, yang menyebabkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional secara keseluruhan. Kemampuan untuk mengintegrasikan data dari berbagai departemen ke dalam satu sistem memungkinkan analisis bisnis dan pengambilan keputusan yang lebih akurat, mengubah upaya yang terpisah-pisah menjadi kerangka kerja operasional yang kohesif dan sangat efektif.
Kesimpulan: Cetak Biru untuk Kesuksesan E-commerce Global
Perjalanan LIYASI dengan Jodoo merupakan contoh bagaimana perusahaan manufaktur tradisional dapat berhasil bertransisi ke dunia e-commerce lintas batas yang dinamis. Dengan mengatasi titik-titik permasalahan kritis dalam manajemen inventaris, informasi produk, dan kolaborasi antar departemen, sistem ERP Jodoo menyediakan solusi yang tangguh dan terintegrasi. Peningkatan efisiensi, akurasi, dan komunikasi yang dihasilkan tidak hanya mengoptimalkan operasional LIYASI tetapi juga memposisikan mereka sebagai pemimpin dalam perdagangan furnitur global. Studi kasus ini berfungsi sebagai cetak biru yang menarik bagi bisnis lain yang ingin membuka potensi mereka di arena e-commerce internasional melalui transformasi digital strategis.
Siap mentransformasi operasional Anda seperti LIYASI? Minta Demo Mulailah hari ini dan ambil langkah pertama untuk membangun Sistem Manajemen Cerdas Digital Anda sendiri!



