92%
Waktu Pemrosesan Pesanan Penjualan Lebih Cepat
99%
Waktu Penyelesaian Masalah TI yang Lebih Singkat
33–50%
Pengurangan Unit yang Dibutuhkan untuk Pemanfaatan Fasilitas Uji Produksi
“Saat kami sibuk, bengkel sering merasa bahwa tiga atau empat ratus tempat uji coba tidaklah cukup. Setelah sistem ini diluncurkan, kami menemukan bahwa 200 tempat uji coba sudah cukup, sehingga secara signifikan meningkatkan pemanfaatan sumber daya.”
—Tim Produksi Creality tentang Optimalisasi Platform Pengujian
| Metrik | Sebelum Jodoo | Setelah Jodoo | Peningkatan |
|---|---|---|---|
| Waktu Proses Pesanan Penjualan | 3 Hari | 6 Jam | 92% Lebih Cepat |
| Ketepatan Waktu Penyelesaian Masalah TI | Akhir bulan | Segera | Waktu nyata |
| Pemanfaatan Tempat Uji Produksi | 300-400 unit | 200 unit | 33-50% Pengurangan unit yang dibutuhkan |
Pencetakan 3D: Sebuah Revolusi dalam Manufaktur

Pencetakan 3D, juga dikenal sebagai manufaktur aditif, adalah teknologi inovatif yang bekerja berbeda dari "manufaktur subtraktif" tradisional. Alih-alih memotong atau mengukir material untuk membuat produk, printer 3D membangun objek lapis demi lapis menggunakan model digital. Proses ini memungkinkan kontrol yang presisi, penggunaan material yang efisien, dan kemampuan untuk menciptakan desain kompleks yang sulit atau bahkan mustahil dilakukan dengan metode tradisional.
Salah satu keunggulan terbesar pencetakan 3D adalah fleksibilitas dan efektivitas biayanya, terutama untuk produksi skala kecil hingga menengah. Teknologi ini memungkinkan manufaktur yang dipersonalisasi, meningkatkan prediktabilitas produksi, dan meminimalkan limbah material, menjadikannya terobosan bagi industri yang mencari efisiensi dan keberlanjutan.
Secara global, pencetakan 3D diakui sebagai pendorong utama inovasi industri. Banyak negara memandangnya sebagai area pertumbuhan penting untuk masa depan manufaktur, khususnya di era Industri 4.0, di mana teknologi cerdas membentuk kembali proses produksi. Majalah Time telah menobatkan pencetakan 3D sebagai salah satu dari "10 industri dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat," dan The Economist telah menyorotinya sebagai teknologi penting dalam revolusi industri berikutnya.
Saat ini, pencetakan 3D mentransformasi berbagai industri seperti kedirgantaraan, perawatan kesehatan, kedokteran gigi, barang konsumsi, dan manufaktur industri. Di luar aplikasi bisnis, printer 3D desktop kelas konsumen semakin populer di kalangan penghobi, pendidik, dan penggemar DIY, membuka kemungkinan baru untuk kreativitas dan inovasi di rumah dan di ruang kelas.
Pendahuluan: Creality—Pemimpin Global dalam Inovasi Pencetakan 3D

Creality merupakan pemimpin global di pasar printer 3D kelas konsumen. Sejak didirikan pada tahun 2014, Creality telah berkembang pesat, mengirimkan lebih dari 5.000.000 printer 3D ke seluruh dunia. Pertumbuhan luar biasa ini didukung oleh komitmen strategis terhadap digitalisasi, memastikan bahwa operasional mereka tetap gesit dan efisien di pasar global yang dinamis.
Menghadapi peningkatan permintaan produksi, ekspansi ke pabrik-pabrik baru, dan kompleksitas pengembangan internasional, Creality memulai perjalanan transformasi digital yang komprehensif. Meskipun sistem dasar seperti SAP-ERP, OA, HR, SRM, PLM, dan e-commerce OMS telah dibangun, perusahaan mencari cara yang lebih fleksibel dan efisien untuk mengembangkan dan mengintegrasikan sistem bisnis penting lainnya. Solusi mereka: memanfaatkan platform pengembangan tanpa kode Jodoo untuk mencapai keselarasan bisnis dan tujuan, menyederhanakan proses manajemen, dan mendorong peningkatan berkelanjutan melalui wawasan berbasis data.
Tantangan: Menjembatani Kesenjangan dalam Perusahaan yang Berkembang Pesat

Seiring dengan perluasan operasi Creality, beberapa tantangan utama muncul yang sulit diatasi oleh pengembangan TI tradisional dan sistem perusahaan yang kaku:
Proses CRM yang Tidak Efisien dan Silo Data
Proses CRM Creality yang ada, khususnya yang terintegrasi dengan SAP, seringkali panjang dan kaku, sehingga menghambat efisiensi penjualan dan pengalaman pengguna. Tim penjualan membutuhkan akses real-time ke status transaksi dan masalah pelanggan, sementara manajemen berupaya mengoptimalkan alur proses. Biaya dan kompleksitas pengembangan sekunder yang tinggi di dalam SAP membuat iterasi dan kustomisasi yang cepat menjadi sulit, yang menyebabkan pandangan data pelanggan yang terfragmentasi dan siklus persetujuan yang berkepanjangan.
Kurangnya Visibilitas dan Standardisasi Produksi Secara Real-time
Dalam lingkungan manufaktur printer 3D yang serba cepat, memastikan operasi produksi yang terstandarisasi dan pengumpulan data secara real-time sangatlah penting. Proses perakitan yang rumit dan bertahap membutuhkan pengurutan yang tepat dan kontrol kualitas. Namun, pengumpulan dan pelaporan data secara manual di lini produksi menyebabkan penundaan dalam pengambilan keputusan, sehingga menyulitkan manajer untuk memantau penyelesaian target, mengukur risiko, dan mengalokasikan sumber daya secara efektif. Tidak adanya sistem terpadu untuk melacak setiap tahap produksi berarti bahwa ketertelusuran kualitas dan penyesuaian operasional bersifat reaktif, bukan proaktif.
Pemanfaatan Sumber Daya yang Tidak Optimal dalam Pengujian
Proses kontrol kualitas untuk printer 3D melibatkan pengujian ekstensif pada platform pengujian khusus, dengan setiap model membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk pencetakan dan inspeksi LQC (Low Quality Control). Selama periode puncak, bengkel sering menghadapi kekurangan, bahkan merasa bahwa 300-400 platform pengujian pun tidak mencukupi. Hal ini menunjukkan alokasi dan pemanfaatan sumber daya pengujian yang kritis secara tidak efisien, yang berpotensi menyebabkan hambatan dan peningkatan biaya operasional.
Solusi Jodoo: Memberdayakan Kelincahan dan Efisiensi dengan Pengembangan Tanpa Kode

Untuk meningkatkan pengalaman pengguna bagi pengguna bisnis dan mengatasi tantangan proses SAP yang kaku serta pengembangan sekunder yang kompleks, Creality bermitra dengan Jodoo pada tahun 2022 untuk secara independen mengembangkan sistem CRM yang berfokus pada proses LTC (Lead-to-Cash). Berdasarkan keberhasilan ini, perusahaan memperluas penggunaan Jodoo untuk menciptakan MES (Manufacturing Execution System), alat pelaporan data, dan OMS lintas batas.
Pada tahun 2023, Creality mengalihkan fokusnya ke ITR dan ISC, menggunakan Jodoo untuk mengembangkan CSC (Pusat Layanan Pelanggan). Seiring waktu, perusahaan mengimplementasikan sistem tambahan, termasuk WMS, GTM, TMS, dan QMS, untuk meningkatkan pengalaman keseluruhan bagi pelanggan, pemasok, dan karyawan.
Dengan memanfaatkan platform tanpa kode Jodoo, Creality mampu mengintegrasikan aplikasi-aplikasi ini secara mulus ke dalam arsitektur perusahaan yang sudah ada. Fleksibilitas dan kemampuan pengembangan yang cepat dari Jodoo memungkinkan perusahaan untuk mengatasi tantangan operasional yang kritis, membangun solusi yang disesuaikan, dan mendorong peningkatan ketangkasan bisnis serta pengambilan keputusan berbasis data.
Sistem CRM: Menyederhanakan Penjualan dan Manajemen Pelanggan
Creality mengembangkan sistem CRM komprehensif menggunakan Jodoo, yang membawa seluruh operasi penjualan mereka ke ranah online dan membangun proses Lead-to-Cash (LTC) yang kuat. Sistem ini memungkinkan:
- Alur Kerja LTC Online: Mendigitalisasi manajemen prospek, peluang bisnis, penawaran harga, dan kontrak, memastikan proses LTC online yang lengkap. Hal ini juga memfasilitasi pembuatan data master informasi pelanggan.
- Persetujuan dan Notifikasi Waktu NyataSetiap langkah dalam proses LTC memicu notifikasi melalui aplikasi perpesanan perusahaan, memungkinkan karyawan untuk mengelola tugas baik di PC maupun perangkat seluler, dan memungkinkan para pemimpin untuk menyetujui permintaan dari jarak jauh.
- Analisis Proses dan Pemantauan EfisiensiFitur analisis proses Jodoo mengubah durasi alur kerja menjadi dasbor yang terlihat. Akibatnya, karyawan secara sukarela mempersingkat waktu pemrosesan—misalnya, proses pesanan penjualan turun dari 3 hari menjadi rata-rata 6 jam.
Sistem CRM ini juga terintegrasi dengan SAP melalui platform API Jodoo, yang memasukkan data master pelanggan dan pesanan ke SAP untuk perencanaan produksi dan menampilkan target penjualan, perkiraan, dan pengiriman. Peringatan otomatis untuk kesalahan sinkronisasi pesanan, yang sebelumnya hanya ditemukan di akhir bulan, kini memberi tahu staf TI secara langsung, bahkan di akhir pekan, sehingga secara drastis meningkatkan ketepatan waktu penyelesaian masalah.
Sistem MES: Mendorong Standardisasi Produksi dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Berbekal kesuksesan implementasi CRM, Creality menggunakan Jodoo untuk mengembangkan Sistem Eksekusi Manufaktur (MES), yang membawa eksekusi produksi mereka ke ranah daring. Sistem ini menjawab kebutuhan utama dalam operasi produksi:
Alur Kerja Produksi TerstandarisasiSetelah proses MRP SAP selesai, pesanan produksi disinkronkan dengan formulir pengiriman Jodoo, dan barcode dicetak. Barcode ini digunakan untuk "pemindaian stasiun" di setiap tahap perakitan, mulai dari uji penuaan motherboard hingga inspeksi LQC akhir dan pengemasan. Hal ini memastikan setiap perangkat menjalani inspeksi menyeluruh sebelum disimpan di gudang.

Manajemen dan Dukungan Pengambilan Keputusan Waktu Nyata: Manajer produksi kini dapat melihat data secara real-time di komputer dan perangkat seluler, sehingga memudahkan penelusuran kualitas. Hasil analisis data, yang terintegrasi dengan Report Tool, ditampilkan di layar besar di seluruh lini produksi, menunjukkan metrik SQDC (Keselamatan, Kualitas, Pengiriman, Biaya) secara real-time. Manajemen target per jam yang terperinci ini, dengan isyarat visual (hijau untuk mencapai target, merah untuk perbaikan yang dibutuhkan), memungkinkan intervensi proaktif. Indikator merah yang terus-menerus memicu proses patroli atau perbaikan, memastikan manajemen siklus tertutup.

Alokasi Sumber Daya yang Dioptimalkan: Dengan menghubungkan mesin ke platform pengujian melalui pemindaian kode QR, fungsi pengingat cerdas Jodoo secara otomatis memberi tahu penguji setelah dua jam, sehingga platform pengujian dapat digunakan untuk tugas berikutnya. Optimalisasi ini secara dramatis meningkatkan pemanfaatan platform pengujian, mengurangi jumlah yang dibutuhkan dari 300-400 menjadi hanya 200 unit, bahkan selama periode sibuk.
Kesimpulan: Sebuah Rencana Induk untuk Transformasi Digital di Sektor Manufaktur
Perjalanan Creality bersama Jodoo menunjukkan bagaimana platform tanpa kode dapat mendorong transformasi digital yang mendalam di sektor manufaktur. Dengan memungkinkan pengembangan sistem CRM dan MES yang disesuaikan secara cepat, Jodoo memberdayakan Creality untuk:
- Raih proses bisnis lengkap secara online, dengan mengumpulkan data master untuk sistem SAP dan OMS.
- Wujudkan manajemen target online melalui integrasi tanpa hambatan dengan Alat Pelaporan.
- Meningkatkan secara signifikan efisiensi persetujuan proses dan pemecahan masalah, yang mengarah pada pengalaman pengguna bisnis yang lebih unggul.
Penerapan Jodoo secara strategis ini tidak hanya merampingkan operasional Creality, tetapi juga menyediakan fondasi yang fleksibel dan terukur untuk pertumbuhan dan inovasi di masa depan. Bagi para eksekutif manufaktur yang ingin mengoptimalkan operasional mereka, meningkatkan efisiensi, dan menumbuhkan budaya berbasis data, kisah sukses Creality menawarkan cetak biru yang menarik.
Siap untuk menyederhanakan proses Anda dan membuat keputusan yang lebih baik dengan inovasi tanpa kode? Temukan bagaimana Jodoo dapat membantu bisnis Anda mencapai kesuksesan serupa.



