Template Log Downtime Produksi

Catat setiap penghentian produksi dengan lini dan mesin yang terdampak, waktu mulai dan selesai, alasan downtime, owner, waktu hilang, status restart, hambatan, dan tindakan berikutnya.

Dibuat untuk supervisor dan tim shop-floor yang membutuhkan record kejadian bersama dari laporan penghentian pertama hingga konfirmasi restart.

Sesuaikan field kejadian, tahapan restart, antrean owner, dan tampilan status di Jodoo App Builder. Pratinjau workflow Log Downtime Produksi yang aktif, lalu sesuaikan template untuk tim Anda.

Alur kerja interaktifPratinjau utama
Template Log Downtime Produksi
Buka pratinjau template liveLihat alur kerja live sebelum memakai template.Buka pratinjau live

Apa yang dibantu template ini untuk Anda kelola

Log Downtime Produksi memberi tim shop-floor satu record operasional untuk setiap penghentian dan restart produksi. Template ini mencatat lini dan mesin yang terdampak, waktu penghentian, alasan, owner yang bertanggung jawab, menit yang hilang, status restart, hambatan, dan tindakan berikutnya tanpa mengubah workflow menjadi analitik OEE atau MES, manajemen root-cause atau CAPA, proses insiden keselamatan, sistem tiket maintenance, penjadwalan produksi, atau panduan kepatuhan.

Tim yang paling diuntungkan oleh template ini

Catat penghentian produksi saat terjadi dengan lini, mesin, dan waktu mulai yang terdampak.

Catat alasan downtime, owner yang bertanggung jawab, hambatan, dan tindakan berikutnya dalam record kejadian yang sama.

Konfirmasikan waktu selesai, jumlah menit yang hilang, dan status restart saat produksi dilanjutkan.

Tinjau kejadian yang masih terbuka dan yang menunggu restart berdasarkan lini, alasan, owner, dan status.

Pisahkan pencatatan kejadian dari analitik OEE atau MES, RCA atau CAPA, insiden keselamatan, tiket maintenance, penjadwalan produksi, dan panduan kepatuhan.

Alur kerja dan komponen yang termasuk dalam template ini

Alur kerja utama

Pencatatan kejadian downtime

Catat lini produksi, mesin atau stasiun, waktu mulai dan selesai penghentian, alasan downtime, jumlah menit yang hilang, dan catatan kejadian.

Tindak lanjut restart

Tetapkan owner, catat status restart dan hambatan, serta tampilkan tindakan berikutnya hingga restart dikonfirmasi.

Tampilan status downtime

Tinjau kejadian terbuka dan tindak lanjut restart berdasarkan lini, mesin, alasan, status, dan owner tanpa menghitung OEE atau menggantikan pelaporan MES.

Komponen yang termasuk

Konteks kejadian dan produksi
  • ID Kejadian Downtime
  • Lini Produksi
  • Mesin atau Stasiun
  • Shift
Waktu dan alasan
  • Mulai Downtime
  • Selesai Downtime
  • Alasan Downtime
  • Jumlah Menit Waktu Hilang
Kepemilikan dan restart
  • Owner Tindakan
  • Status Restart
Hambatan dan tindakan berikutnya

    Mengapa alur kerja ini bekerja

    • Satu record kejadian yang terstruktur mencegah detail penghentian dan pembaruan restart terpisah di berbagai pesan dan catatan shift.
    • Field lini, mesin, waktu, dan alasan membuat setiap kejadian downtime mudah diidentifikasi dan ditinjau.
    • Field owner, hambatan, dan tindakan berikutnya membuat tindak lanjut restart lebih jelas tanpa membuat tiket maintenance terpisah.
    • Status restart dan jumlah menit yang hilang mendokumentasikan hasil operasional dari setiap kejadian.
    • Tampilan status yang terfokus mendukung handoff antar-shift sambil tetap menempatkan workflow analitik, investigasi, penjadwalan, dan kepatuhan di sistem yang sesuai.
    Verifikasi livePratinjau di tab baru
    Template Log Downtime Produksi preview
    Lihat alur kerja dalam konteksLihat alur kerja live sebelum memakai template.Verifikasi langsung

    Lihat tampilan template di beberapa view utama

    Dari setup hingga peluncuran

    01

    Supervisor atau operator mencatat lini produksi, mesin atau stasiun, shift, dan waktu mulai downtime yang terdampak.

    02

    Record diberi alasan dan owner tindakan, dengan hambatan saat ini dan tindakan berikutnya ditambahkan saat tindak lanjut diperlukan.

    03

    Owner memperbarui status restart saat kejadian berpindah dari tercatat ke dalam peninjauan, menunggu restart, atau sudah direstart.

    04

    Saat produksi dilanjutkan, tim mencatat waktu selesai downtime, jumlah menit waktu hilang, dan waktu konfirmasi restart.

    05

    Kejadian yang sudah selesai tetap tersedia untuk tinjauan operasional dan handoff antar-shift tanpa diperluas menjadi analitik atau kepemilikan investigasi.

    Pertanyaan umum tentang template ini

    Apa saja yang sebaiknya ada dalam log downtime produksi?

    Sertakan ID kejadian, lini produksi, mesin atau stasiun, shift, waktu mulai dan selesai downtime, alasan, waktu hilang, owner tindakan, status restart, hambatan, tindakan berikutnya, dan catatan.

    Apakah ini dashboard OEE atau MES?

    Tidak. Ini adalah log kejadian operasional dan workflow tindak lanjut restart. Template ini tidak menghitung OEE atau menggantikan analitik MES.

    Apakah ini menggantikan tiket maintenance atau investigasi root-cause?

    Tidak. Log ini mencatat kejadian downtime, owner, hambatan, status restart, dan tindakan berikutnya. Work order maintenance, RCA, dan CAPA tetap menjadi workflow terpisah.

    Bisakah tim meninjau downtime yang masih terbuka?

    Ya. Log tindak lanjut dan dashboard status dapat menampilkan kejadian yang masih terbuka dan yang menunggu restart berdasarkan lini, mesin, alasan, owner, hambatan, dan tahap saat ini.

    Template lain yang dekat dengan alur kerja ini

    Pratinjau dahulu, lalu sesuaikan untuk tim Anda

    Mulai dari alur kerja siap pakai, sesuaikan kolom dan status, lalu luncurkan aplikasi Jodoo yang cocok untuk tim Anda.

    Gunakan template