75%
Pemrosesan Penggajian Lebih Cepat
95%
Pengurangan Denda Kendaraan
90%
Tingkat Adopsi Sistem Karyawan
Dengan adanya Jodoo, karyawan saya tidak lagi membutuhkan bantuan penerjemahan untuk pencatatan kehadiran harian, sehingga menghemat waktu secara signifikan. Manajemen kendaraan kini lebih terorganisir, mengurangi denda akibat keterlambatan pembayaran. Karyawan asing secara bertahap mulai terbiasa dengan sistem ini. Ke depannya, kami bertujuan untuk membangun sistem perusahaan yang lebih komprehensif, efisien, dan aman.
—— SBF Industrial Co.
EURL SBF adalah merek pelopor di industri rumah pintar di Aljazair. Perusahaan ini memanfaatkan teknologi canggih dari Tiongkok dan Eropa untuk menghasilkan produk rumah berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan preferensi budaya dan gaya hidup lokal. Perusahaan ini didirikan pada 21 September 2021, beroperasi di lahan seluas 20.000 meter persegi. Dengan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, kualitas produk yang tinggi, dan tanggung jawab sosial, SBF Industrial bertujuan untuk mendorong pengembangan industri rumah pintar Aljazair sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Tantangan
Sebagai perusahaan dengan latar belakang multinasional, SBF Industrial menghadapi beberapa tantangan unik yang menghambat efisiensi operasional dan pertumbuhan.
Manajemen Tenaga Kerja
- Perusahaan tersebut mempekerjakan tenaga kerja yang beragam, dengan upah dihitung per jam dan tunjangan perjalanan diberikan setiap hari. Pencatatan kehadiran dan rekonsiliasi penggajian membutuhkan upaya manual, yang memakan waktu dan rawan kesalahan.
- Aplikasi pelacak kehadiran populer di berbagai negara memiliki masalah kompatibilitas satu sama lain, sehingga menyulitkan integrasi data kehadiran.
Manajemen Kendaraan
- Mengelola armada yang terdiri dari 25 kendaraan di berbagai provinsi merupakan tantangan, terutama dengan pengemudi asing.
- Keterlambatan perpanjangan asuransi dan masa berlaku dokumen yang habis menyebabkan seringnya dikenakan denda.
- Perusahaan tersebut tidak memiliki sistem terpusat untuk memantau distribusi dan status kendaraannya secara efektif.
Kendala Bahasa
- Karyawan lokal tidak berbahasa Inggris, dan tim manajemen tidak familiar dengan bahasa Arab. Hal ini menciptakan kesenjangan komunikasi yang signifikan dalam operasional sehari-hari.
- Mempekerjakan penerjemah itu mahal dan tidak berkelanjutan, karena banyak penerjemah yang berhenti atau memulai bisnis mereka sendiri setelah pelatihan.
Kebutuhan Sistem Multibahasa
- Infrastruktur digital Aljazair yang terus berkembang membutuhkan sistem manajemen yang dapat mendukung berbagai bahasa, memastikan kelancaran operasional dan kepatuhan terhadap peraturan setempat.
Gambaran Umum Solusi
Untuk mengatasi tantangan ini, SBF Industrial bermitra dengan Jodoo untuk mengimplementasikan platform tanpa kode (no-code). Keputusan ini memberdayakan perusahaan untuk mengembangkan solusi yang disesuaikan untuk manajemen tenaga kerja, pelacakan kendaraan, dan komunikasi multibahasa—semuanya tanpa memerlukan keahlian teknis atau sumber daya pengkodean yang ekstensif.
Skenario Implementasi
Skenario 1: Manajemen Absensi dan Penggajian Terpadu

Tantangan:
Catatan kehadiran dan perjalanan karyawan dilacak secara manual, yang menyebabkan inefisiensi dan kesalahan dalam pemrosesan penggajian.
Larutan:
Dengan menggunakan platform tanpa kode Jodoo, SBF Industrial membuat formulir kehadiran dan perjalanan digital:
- Karyawan dapat mencatat kehadiran dan detail perjalanan mereka secara online, dengan menyebutkan alasan dan tanggalnya.
- Formulir tambahan memungkinkan karyawan untuk melaporkan absensi karena keadaan yang tidak terduga.
- Notifikasi diotomatiskan, memastikan pengingat dan persetujuan tepat waktu.
Hasil:
- Pengurangan waktu pemrosesan penggajian sebesar 75%.
- Akurasi pencatatan kehadiran dan penggajian meningkat.
Skenario 2: Manajemen Kendaraan yang Efisien

Tantangan:
Perusahaan tersebut kesulitan mengelola armada kendaraannya, yang mengakibatkan denda akibat keterlambatan pembayaran asuransi dan perpanjangan registrasi.
Larutan:
Jodoo memungkinkan SBF Industrial untuk:
- Atur pengingat otomatis untuk perpanjangan asuransi dan registrasi.
- Gunakan dasbor untuk pelacakan kendaraan dan pembaruan status secara real-time.
- Konsolidasikan data kendaraan ke dalam sistem terpusat untuk pengawasan yang lebih baik.
Hasil:
- 95% pengurangan denda dari pembayaran yang terlambat.
- Peningkatan visibilitas terhadap distribusi dan status kendaraan.
Skenario 3: Sistem Multibahasa untuk Operasi Lintas Budaya

Tantangan:
Kendala bahasa antara manajemen dan karyawan lokal menghambat komunikasi yang efektif dan efisiensi alur kerja.
Larutan:
SBF Industrial menggunakan Jodoo untuk:
- Sesuaikan kolom-kolom tersebut untuk menampilkan semua konten yang dibutuhkan dalam bahasa Prancis, Arab, Mandarin, atau bahasa lain yang diperlukan untuk memastikan integrasi sistem yang lancar.
- Buat templat dan formulir sepenuhnya dalam bahasa Prancis agar sesuai dengan persyaratan bahasa setempat.
- Kategorikan pelanggan dan pesanan berdasarkan wilayah untuk mempermudah operasional.
Hasil:
- Peningkatan komunikasi antara manajemen dan karyawan lokal.
- Penerapan sistem yang lebih cepat oleh staf lokal.
Hasilnya
Sejak menerapkan platform tanpa kode Jodoo, SBF Industrial telah mencapai peningkatan yang luar biasa dalam efisiensi operasional dan penghematan biaya:
- Adopsi Karyawan: Karyawan asing telah dengan cepat beradaptasi dengan sistem baru, sehingga meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
- Penghematan Waktu: Menghilangkan kebutuhan akan bantuan penerjemahan dalam manajemen kehadiran.
- Pengurangan Biaya: Pengurangan sanksi terkait pengelolaan kendaraan.
Prospek Masa Depan
SBF Industrial berencana untuk memperluas penggunaan Jodoo untuk membangun sistem manajemen yang lebih komprehensif, efisien, dan aman. Perusahaan membayangkan masa depan di mana platform tanpa kode Jodoo mendukung bisnis di luar negeri yang beroperasi di setiap sudut dunia, memastikan kelancaran operasional dan kolaborasi lintas budaya yang tanpa hambatan.
Kesimpulan
Dengan memanfaatkan Jodoo’Dengan platform tanpa kode (no-code) dari SBF Industrial, perusahaan ini mentransformasikan operasional yang terfragmentasi menjadi sistem manajemen terpadu dan multibahasa. Kolaborasi ini menyoroti bagaimana UKM di luar negeri dapat mengatasi tantangan operasional global sekaligus mendorong efisiensi dan sinergi lintas budaya.
Siap mentransformasi operasional Anda seperti SBF Industrial? Minta Demo Mulailah hari ini dan ambil langkah pertama untuk membangun Sistem Manajemen Cerdas Digital Anda sendiri!



