Bagaimana aplikasi ini mendukung tim operasi, pemeliharaan, konstruksi, fasilitas, laboratorium, dan lapangan?
Manajemen aset peralatan memastikan setiap mesin, perkakas, perangkat, atau barang bersama yang tahan lama tetap memiliki penanggung jawab sepanjang masa operasionalnya. Sistem ini memadukan register peralatan yang tepercaya dengan alur penguasaan, kondisi, kesiapan, pemeliharaan, dan pengecualian, bukan sekadar memperlakukan peralatan sebagai jumlah stok.
Apa saja yang harus tersedia dalam perangkat lunak manajemen aset peralatan?
Aplikasi harus menghubungkan catatan aset peralatan dengan pendaftaran dan klasifikasi peralatan, penugasan, reservasi, peminjaman atau pemindahan, inspeksi, pemeliharaan dan penyelesaian waktu henti, serta pengembalian, penugasan ulang, penggantian, atau penghentian. Penanggung jawab, tanggal, bukti, pengecualian, dan tindakan berikutnya di balik ketersediaan peralatan serta penguasaan yang tepercaya harus tetap dapat ditinjau dari catatan sumber.
Dapatkah Jodoo digunakan sebagai perangkat lunak manajemen aset peralatan?
Jodoo sangat cocok ketika tim operasi, pemeliharaan, konstruksi, fasilitas, laboratorium, dan lapangan perlu mengonfigurasi catatan aset peralatan, mengarahkan inspeksi, pemeliharaan dan penyelesaian waktu henti, serta meninjau aset terlambat dan terhambat pemeliharaan yang terlihat tanpa menunggu rilis berkode. Gunakan platform CMMS, penyewaan, armada, kalibrasi, telemetri, atau akuntansi spesialis bila penjadwalan lanjutan, penagihan, sertifikasi, pemantauan langsung, atau penyusutan diperlukan.
Apa yang sebaiknya tetap dikelola dalam sistem khusus?
Gunakan platform CMMS, persewaan, armada, kalibrasi, telemetri, atau akuntansi khusus apabila diperlukan penjadwalan tingkat lanjut, penagihan, sertifikasi, pemantauan langsung, atau penyusutan.
Bagaimana tim sebaiknya mengevaluasi aplikasi ini?
Gunakan satu catatan aset peralatan yang nyata untuk menguji pendaftaran dan klasifikasi peralatan. Lalu masukkan kasus terlambat, hilang, ditolak, rusak, atau belum lengkap sebelum mengembalikan, menugaskan ulang, mengganti, atau menghentikan peralatan. Pastikan setiap serah terima memiliki penanggung jawab dan tampilan aset terlambat serta terhambat pemeliharaan membuka catatan sumber di balik hasilnya.