Jenis perangkat lunak CRM: enam model dan waktu penggunaannya

Bandingkan model CRM operasional, kolaboratif, analitis, vertikal, suite, dan yang dapat dikonfigurasi berdasarkan pekerjaan yang dirancang untuk ditanganinya.

CRM operasional, kolaboratif, dan analitis merupakan konsep yang berguna, tetapi pembeli juga perlu memilih antara suite, produk vertikal, dan platform yang dapat dikonfigurasi.

  • Enam model praktis
  • Kompromi dinyatakan dengan jelas
  • Jalur keputusan untuk kebutuhan campuran
Enam model

Mulailah dengan jenis nilai yang harus diberikan CRM

Sebagian besar penerapan nyata menggabungkan beberapa jenis, tetapi biasanya satu model menjadi penentu pembelian.

Model CRMDirancang untukPerhatikan
CRM operasionalJalankan alur kerja prospek, peluang, aktivitas, orientasi, layanan, atau retensi.Daftar fitur yang panjang dapat menyembunyikan kepemilikan dan penanganan pengecualian yang lemah.
CRM kolaboratifBagikan konteks pelanggan di antara penjualan, layanan, operasi, mitra, dan lokasi.Akses, persetujuan, identitas duplikat, dan aturan serah terima memerlukan tata kelola.
CRM analitisSegmentasikan, beri skor, buat prakiraan, ukur, dan temukan pola dalam data pelanggan.Hasil bergantung pada definisi, riwayat, volume, dan data sumber tepercaya.
CRM vertikalSediakan terminologi industri, alur kerja, integrasi, kontrol, dan laporan.Kedalaman fungsi dapat mengurangi fleksibilitas atau meningkatkan biaya migrasi dan perpindahan.
CRM suiteGabungkan penjualan, pemasaran, layanan, perdagangan, dan analitik dalam satu keluarga produk vendor.Kompleksitas edisi, add-on, administrasi, dan adopsi dapat meningkat dengan cepat.
Platform CRM yang dapat dikonfigurasiIzinkan tim merancang catatan, hubungan, alur kerja, peran, dan dasbor yang khas.Pelanggan harus bertanggung jawab atas desain data, tata kelola, pengujian, dan batasan.
Sinyal pemilihan

Biarkan kendala operasional menentukan jenis CRM

Kendala terbesar lebih berguna daripada label kategori yang abstrak.

01

Tim melewatkan tindak lanjut dan tidak dapat melihat penanggung jawab

Koordinasi pekerjaan, bukan analitik lanjutan, adalah masalah yang harus segera diselesaikan.

Mulailah dengan CRM operasional dan model aktivitas yang disiplin.
02

Beberapa departemen melihat versi pelanggan yang berbeda

Serah terima tetap dapat gagal meski setiap tim memiliki perangkat lunak.

Prioritaskan identitas kolaboratif, izin, dan konteks hubungan bersama.
03

Pimpinan tidak memercayai prakiraan dan metrik pelanggan

Lebih banyak dasbor akan memperbesar dampak definisi yang tidak konsisten.

Benahi kepemilikan dan riwayat data sebelum memilih kedalaman analitik.
04

Alur kerjanya tidak biasa dan berubah setiap triwulan

Model siap pakai yang kaku menimbulkan solusi sementara atau permintaan perubahan yang mahal.

Uji platform yang dapat dikonfigurasi dengan skenario perubahan nyata.
Lingkungan campuran

Gabungkan jenis CRM tanpa menduplikasi kewenangan

Lapisan yang dapat dikonfigurasi dapat menghubungkan pekerjaan di sekitar sistem khusus, tetapi jangan sampai diam-diam membangun ulang fungsi intinya.

Interaksi penjualan bawaan beserta persetujuan khusus

Pilih

Pertahankan otomatisasi penjualan khusus dan hubungkan alur kerja persetujuan atau pengecualian.

Hindari

Membangun ulang rangkaian email atau menduplikasi data resmi peluang.

Kepatuhan industri beserta proses hubungan lokal

Pilih

Pertahankan catatan vertikal bertata kelola dan tambahkan pekerjaan lokal yang terfokus dengan tanggung jawab jelas.

Hindari

Mengklaim kepatuhan hanya berdasarkan kolom yang dapat dikonfigurasi.

Analitik perusahaan disertai tindakan tingkat tim

Pilih

Gunakan data dan ukuran bertata kelola secara terpusat, lalu arahkan tindakan tertaut sumber kepada penanggung jawab.

Hindari

Membuat gudang data bayangan yang dapat diedit di CRM.

Koordinasi hubungan sederhana

Pilih

Mulailah dengan model operasional yang terfokus dan tambahkan kedalaman hanya saat tugas nyata membutuhkannya.

Hindari

Membeli suite perusahaan untuk kebutuhan masa depan yang belum pasti.

Pertanyaan umum

Pertanyaan tentang jenis CRM

Apa saja tiga jenis CRM tradisional?

Kategori tradisional adalah CRM operasional, CRM kolaboratif, dan CRM analitis. Pemilihan modern juga perlu mempertimbangkan model vertikal, suite, dan platform yang dapat dikonfigurasi.

Bisakah satu CRM mencakup lebih dari satu jenis?

Ya. Sebagian besar produk mapan menggabungkan kemampuan operasional, kolaboratif, dan analitis. Jenisnya tetap membantu menentukan kemampuan mana yang paling penting dan di bagian mana kompromi dapat diterima.

Jenis CRM mana yang terbaik untuk proses yang berubah?

Platform CRM yang dapat dikonfigurasi mampu mengikuti perubahan catatan dan alur kerja jika tim mengelola data, izin, pengujian, dan rilis dengan baik.

Model platform yang dapat dikonfigurasi

Jodoo adalah platform CRM fleksibel, bukan paket penjualan yang kaku

Platform ini dapat menghubungkan catatan pelanggan khusus, alur kerja, peran, dan dasbor di sekitar proses hubungan yang dikelola tim.

  • Model operasi yang berbeda
  • Alur kerja lintas fungsi
  • Perubahan terfokus yang sering
Saat CRM vertikal atau suite merupakan jenis yang lebih tepat

Pilih CRM khusus atau vertikal untuk kedalaman fungsi bawaan

Interaksi penjualan, kanal layanan, fungsi industri teregulasi, atau analitik skala besar bawaan dapat lebih penting daripada fleksibilitas.

Mulai di Jodoo

Uji apakah CRM yang dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan operasional

Uji CRM yang dapat dikonfigurasi