Panduan Workflow Proses CAPA

Rencanakan proses CAPA untuk temuan, tindakan penahanan, akar masalah, tindakan korektif, tindakan preventif, verifikasi, dan review efektivitas.

Proses CAPA hanya bermanfaat jika isu, akar masalah, rencana tindakan, verifikasi, dan review efektivitas tetap saling terhubung. Gunakan panduan ini untuk menentukan record dan handoff di balik CAPA sebelum membuka template workflow tindakan korektif atau mutu.

Pelacak CAPAMulai dari: Pelacak CAPA
01

Mulai dengan sumber temuan yang jelas

Record CAPA harus menunjukkan dari mana isu berasal dan mengapa itu penting sebelum owner tindakan ditetapkan.

  • Sumber temuan, proses yang terdampak, tingkat keparahan, tanggal deteksi, dan pelapor.
  • Audit, keluhan, ketidaksesuaian, inspeksi, atau observasi keselamatan yang ditautkan.
  • Tindakan penahanan segera dan status risiko saat ini.
  • Keputusan bahwa CAPA diperlukan, tidak diperlukan, atau dieskalasikan.
02

Pisahkan akar masalah dari rencana tindakan

Proses CAPA yang efektif tidak langsung melompat dari isu ke tugas. Proses ini mencatat analisis yang menjelaskan mengapa tindakan yang diusulkan dapat mencegah kejadian berulang.

  • Kategori akar masalah, metode analisis, faktor yang berkontribusi, dan bukti.
  • Reviewer, status analisis, pertanyaan terbuka, dan file pendukung yang diperlukan.
  • Owner tindakan korektif, tenggat waktu, prioritas, dan hasil yang diharapkan.
  • Tindakan preventif atau pembaruan proses saat risiko terulang masih ada.
03

Jadikan verifikasi sebagai langkah penutupan yang wajib

Menyelesaikan tugas tidak sama dengan membuktikan bahwa tugas tersebut berhasil. Pastikan verifikasi dan review efektivitas tetap terlihat sebagai langkah yang terpisah.

  • Bukti penyelesaian, reviewer verifikasi, status lulus/gagal, dan catatan.
  • Tanggal review efektivitas, hasil, dan alasan dibuka kembali bila diperlukan.
  • Pengendalian perubahan atau pembaruan instruksi kerja yang ditautkan.
  • Owner penutupan akhir dan tanggal penutupan.

Field dan handoff proses CAPA

Gunakan field ini untuk menyimpan temuan, akar masalah, rencana tindakan, verifikasi, dan review efektivitas dalam satu workflow.

Langkah prosesApa yang perlu dicatatKeputusan yang didukungOwner
TemuanSumber, tingkat keparahan, dampak, bukti, record tertaut.Apakah CAPA diperlukan?Owner mutu
PenahananTindakan segera, status risiko, kontrol sementara.Apakah isu sudah terkendali saat ini?Owner Proses
Akar masalahKategori penyebab, analisis, faktor yang berkontribusi.Mengapa ini terjadi?Penyelidik
Rencana tindakanTindakan korektif, tenggat waktu, kebutuhan bukti.Apa yang mencegah kejadian berulang?Owner tindakan
VerifikasiReviewer, bukti, hasil efektivitas, catatan penutupan.Apakah CAPA bisa ditutup?Reviewer

Pertanyaan tentang proses CAPA

Apa saja langkah utama dalam proses CAPA?

Proses CAPA yang praktis mencakup intake temuan, tindakan penahanan, analisis akar masalah, tindakan korektif atau preventif, verifikasi, review efektivitas, dan penutupan.

Apa perbedaan CAPA dengan permintaan tindakan korektif?

Permintaan tindakan korektif dapat digunakan untuk menetapkan perbaikan. CAPA menambahkan akar masalah, pemikiran preventif, verifikasi, dan review efektivitas saat isu memerlukan jejak mutu yang lebih formal.

Kapan CAPA harus terhubung ke pengendalian perubahan?

Hubungkan CAPA ke pengendalian perubahan saat perbaikan memerlukan pembaruan pada proses, dokumen, sistem, pelatihan, instruksi kerja, atau workflow yang dikendalikan.

Buka template pelacak CAPA

Pratinjau template Jodoo, lalu sesuaikan intake temuan, owner tindakan, verifikasi, dan review efektivitas dengan proses mutu Anda.

Pratinjau template ini