Panduan Proses Persetujuan Pengajuan Cuti

Panduan Proses Persetujuan Pengajuan Cuti

Rencanakan proses persetujuan pengajuan cuti dengan tanggal, jenis cuti, konteks saldo, perencanaan back-up, review manajer, pengecualian HR, handoff payroll, dan visibilitas status.

Proses persetujuan pengajuan cuti harus membantu karyawan mengajukan permintaan yang jelas dan membantu manajer mengambil keputusan back-up tim yang tepat. Workflow ini juga harus menjaga konteks HR untuk pengecualian, kehadiran, timesheet, dan handoff payroll tanpa berpura-pura membuat keputusan kebijakan secara otomatis.

Formulir Pengajuan CutiMulai dari: Formulir Pengajuan Cuti
01

Kumpulkan detail permintaan sebelum persetujuan

Karyawan tidak seharusnya perlu percakapan terpisah untuk menjelaskan pengajuan cuti dasar. Record harus memuat tanggal, jenis cuti, alasan, dan konteks pendukung sebelum review dimulai.

  • Karyawan, departemen, manajer, jenis cuti, tanggal mulai, tanggal selesai, dan detail cuti parsial.
  • Alasan, status darurat atau terencana, file pendukung, dan catatan pengecualian kebijakan.
  • Nilai status pengaju seperti diajukan, dikembalikan, disetujui, ditolak, dan dibatalkan.
  • Komentar yang tetap menempel pada permintaan, bukan hilang di chat.
02

Pisahkan perencanaan back-up dari pengecualian HR

Manajer biasanya meninjau rencana back-up, sementara HR mungkin perlu meninjau pengecualian kebijakan atau konteks yang kurang. Memisahkan keputusan tersebut membuat jejak persetujuan lebih mudah dipahami.

  • Owner back-up, dampak shift, catatan handoff, tanggal pembatasan cuti, dan konflik ketersediaan staf.
  • Keputusan manajer, alasan pengembalian, dan perubahan yang diminta.
  • Review HR untuk alasan pengecualian, cuti tidak dibayar, masalah saldo, atau kasus sensitif.
  • Owner eskalasi saat waktu atau konteks kebijakan perlu ditinjau lebih lanjut.
03

Hubungkan cuti yang disetujui ke record lanjutan

Cuti yang disetujui dapat memengaruhi kehadiran, jadwal, timesheet, payroll, dan perencanaan tim. Proses persetujuan harus menunjukkan apa saja yang sudah di-handoff.

  • Status pembaruan kehadiran, catatan payroll, pembaruan kalender, dan dampak pada timesheet.
  • Entri pelacak cuti yang disetujui dengan riwayat keputusan manajer dan HR.
  • Tautan laporan ketidakhadiran saat absensi tidak terencana perlu tindak lanjut.
  • Status penutupan saat semua pembaruan lanjutan selesai.
04

Gunakan tampilan untuk manajer, HR, dan karyawan

Orang yang berbeda memerlukan tampilan yang berbeda. Karyawan memerlukan status permintaan, manajer memerlukan persetujuan yang menunggu, dan HR memerlukan pengecualian serta tindak lanjut lanjutan.

  • Menunggu persetujuan manajer, menunggu review HR, dikembalikan ke karyawan, disetujui, ditolak, dan ditutup.
  • Cuti yang sudah disetujui dan akan datang per tim atau departemen.
  • Tampilan untuk pengecualian, cuti tidak dibayar, konflik, atau informasi yang kurang.
  • Pengingat persetujuan yang terlambat sebelum tanggal cuti yang diajukan.

Field proses persetujuan pengajuan cuti

Gunakan field ini agar pengajuan cuti mudah ditinjau, mempertimbangkan back-up tim, dan lebih mudah di-handoff setelah disetujui.

AreaYang perlu dicatatPertanyaan reviewOwner
PermintaanKaryawan, jenis cuti, tanggal, alasan, file.Apa yang diajukan?Karyawan
Back-upOwner back-up, dampak shift, konflik, catatan handoff.Bisakah tim tetap berjalan saat karyawan ini absen?Manajer
PengecualianKonteks saldo, penanda cuti tidak dibayar, alasan pengecualian.Apakah HR perlu meninjau?HR
KeputusanSetujui, tolak, kembalikan, tanggal keputusan, catatan.Apa keputusan yang diambil?Penyetuju
HandoffStatus kehadiran, payroll, kalender, timesheet.Apa yang perlu diperbarui setelah persetujuan?HR atau payroll

Pertanyaan tentang persetujuan pengajuan cuti

Apa saja yang harus ada dalam proses persetujuan pengajuan cuti?

Sertakan detail karyawan, jenis cuti, tanggal, alasan, rencana back-up, keputusan manajer, review pengecualian HR, handoff kehadiran atau payroll, serta status permintaan yang terlihat.

Apakah izin dan cuti sebaiknya menggunakan proses persetujuan yang sama?

Keduanya bisa menggunakan logika persetujuan yang sama, tetapi cuti terencana, izin, ketidakhadiran, kerja remote, dan perubahan shift mungkin memerlukan field yang berbeda.

Apakah ini bisa menggantikan review kebijakan HR?

Tidak. Ini menata record permintaan, review, dan handoff. Keputusan kebijakan HR tetap harus mengikuti proses perusahaan Anda dan review oleh pihak yang berwenang.

Buka template pengajuan cuti

Pratinjau template Jodoo, lalu sesuaikan jenis cuti, routing persetujuan, perencanaan back-up, pengingat, dan tampilan status sesuai proses HR Anda.

Pratinjau template ini