Panduan Checklist Persetujuan Faktur dan Utang Usaha (AP)

Panduan Checklist Persetujuan Faktur dan Utang Usaha (AP)

Rencanakan field persetujuan faktur, langkah review AP, alasan hold, bukti coding, dan kesiapan pembayaran sebelum membuka template.

Persetujuan faktur sering bermasalah saat faktur, catatan coding, konteks vendor, persetujuan, dan kesiapan pembayaran tersebar di tempat yang berbeda. Panduan ini membantu tim AP menentukan field checklist yang membuat setiap faktur mudah direview, siap dibayarkan, atau siap ditahan dengan alasan yang jelas.

Workflow Persetujuan Invoice APMulai dari: Workflow Persetujuan Invoice AP
01

Catat konteks faktur sebelum mengatur routing

Alur persetujuan hanya berguna jika record faktur memuat konteks yang cukup. AP perlu mencatat vendor, jumlah, tanggal jatuh tempo, konteks pembelian atau kontrak, dan file pendukung sebelum review dimulai.

  • Vendor, nomor faktur, tanggal faktur, tanggal jatuh tempo, jumlah, dan pajak.
  • Referensi PO, kontrak, permintaan pembelian, atau cost center.
  • File faktur, dokumen pendukung, bukti penerimaan, dan catatan pengaju.
  • Owner AP, status coding, dan status review pertama.
02

Pisahkan review coding dari keputusan persetujuan

Coding dan persetujuan saling terkait, tetapi tidak sama. Coding memastikan ke mana faktur harus dimasukkan; persetujuan memastikan apakah faktur dapat lanjut ke pembayaran.

  • Akun GL, departemen, proyek, cost center, dan catatan alokasi.
  • Peninjau coding, status coding, informasi yang kurang, dan alasan pengecualian.
  • Pemberi persetujuan, keputusan persetujuan, alasan pengembalian, dan tanggal keputusan.
  • Status hold saat coding atau persetujuan terhambat.
03

Buat hold AP terlihat jelas

Hold harus memiliki alasan, owner, tanggal jatuh tempo, dan tindakan berikutnya. Jika tidak, faktur terlihat masih terbuka tetapi tidak ada yang tahu mengapa pembayaran terhambat.

  • Alasan hold seperti PO belum ada, selisih harga, bukti penerimaan belum ada, duplikasi, atau masalah vendor.
  • Owner pengecualian dan tanggal tindak lanjut berikutnya.
  • Aging berdasarkan tanggal jatuh tempo dan alasan hold.
  • Kesiapan rilis setelah hambatan diselesaikan.
04

Hubungkan persetujuan ke kesiapan pembayaran

Faktur yang sudah disetujui tetap memerlukan persiapan pembayaran. Simpan metode pembayaran, payment run, kesiapan ACH, status remitansi, dan owner rilis dalam jejak AP.

  • Metode pembayaran, tanggal pembayaran yang diminta, payment run, dan status rilis.
  • Review detail ACH atau bank jika diperlukan.
  • Status pelacak pembayaran vendor dan catatan remitansi.
  • Milestone pembayaran kontrak saat faktur terkait dengan kewajiban terjadwal.

Field checklist persetujuan faktur dan AP

Gunakan checklist ini untuk menyimpan review faktur, coding, hold, dan kesiapan pembayaran dalam record workflow yang sama.

Area checklistApa yang perlu dicatatHambatan yang perlu dihindariOwner
Identitas fakturVendor, nomor faktur, tanggal, tanggal jatuh tempo, jumlah, file.Konteks faktur duplikat atau tidak lengkap.AP
Konteks pembelianPO, kontrak, bukti penerimaan, permintaan pembelian, pengaju.Persetujuan tidak dapat memverifikasi alasan bisnisnya.Pengaju atau tim pembelian
CodingAkun GL, departemen, proyek, alokasi, peninjau coding.Faktur tidak bisa lanjut ke persetujuan atau pembayaran.AP atau akuntansi
PersetujuanPemberi persetujuan, keputusan, alasan pengembalian, catatan, tanggal persetujuan.Tidak ada dasar keputusan pembayaran yang dapat dipertanggungjawabkan.Pemberi persetujuan
Kesiapan pembayaranAlasan hold, metode pembayaran, owner rilis, payment run.Faktur yang sudah disetujui tetap melewatkan tenggat pembayaran.AP atau treasury

Pertanyaan tentang persetujuan faktur dan checklist AP

Apa bedanya persetujuan faktur dengan pelacak AP?

Persetujuan faktur mengarahkan satu faktur tertentu melalui proses review. Pelacak AP memberi tim keuangan tampilan backlog yang lebih luas untuk faktur, hold, aging, owner, dan kesiapan pembayaran.

Apa saja yang harus ada dalam checklist persetujuan faktur?

Sertakan identitas faktur, vendor, jumlah, tanggal jatuh tempo, referensi PO atau kontrak, coding, file pendukung, keputusan persetujuan, alasan hold, dan kesiapan pembayaran.

Kapan faktur harus diberi hold?

Beri hold pada faktur saat konteks yang dibutuhkan belum lengkap, coding belum selesai, jumlah tidak sesuai ekspektasi, persetujuan terhambat, atau detail vendor/pembayaran perlu direview.

Buka template workflow persetujuan faktur

Pratinjau template Jodoo, lalu sesuaikan coding faktur, antrean persetujuan, alasan hold, status AP, dan kesiapan pembayaran dengan proses Anda.

Pratinjau template ini